Kamis, 04 Desember 2014

4. Materi Ma'rifatul Ihsan


1
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)
Materi P3AI Unsoed semester 1/2014
WHO AM I ? (Ma’rifatul Ihsan)  
Bertanya dan menjawab tentu bukan hal yang baru untuk kita. Dimana
saja  kita  berada  kadang  ada  saja  sesuatu  yang  bisa menjadi bahan
pertanyaan, apalagi ketika kita berada di tempat
baru ataupun bertemu dengan orang-orang baru. Siapa dia ya?
Tapi sebelum mengenal orang lain, ada baiknya jika kita mengenal
diri kita lebih dulu.
Who am….. i?
Sobat kalo kita ditanya  siapa sih kita mau jawab apa.??? kalo yang
terbersit dalam pikiranmu saya adalah anak bapak ibu…bener bget….saya
adalah manusia bener sekali…sya adalah mahasiswa jurusan ini….shiip
jawaban yang tepat….tapi penahkah menjawab kalo saya mahluk
Allah….yang diciptakan sangat  sepurna dan  sangat  detail….kalo belum
mari kita liat kronolgis kejadiannya di TMII ya Jaksel (tempat mencari ilmu
ya jajaki selalu buku ini…)
Dalam Al-Quran, Allah swt. menjelaskan kronologis kejadian
penciptaan manusia. Mulai dari bahan baku penciptaannya, proses
perkembangannya, dan pertumbuhannya dalam rahim ibu,
hingga ia kemudian dimatikan dan dibangkitkan kembali dari
kematian itu. Dan kronolis ini  samapai sekarang belum terbantahkan
sob…jadi tdak menyesatkan . Perhatikanlah Allah swt. berfirman dalam Al-
Quran :
2
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)
Materi P3AI Unsoed semester 1/2014
“Hai manusia jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur),
maka ketahuilah sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah,
kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari
segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar
Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami
kehendaki sampai waktu yang telah ditentukan, kemudian Kami keluarkan
kamu sebagai bayi, kemudian (dengan
berangsur-angsur) kamu sampai pada kedewasaan, dan diantara kamu ada
yang diwafatkan dan ada pula yang dipanjangkan umurnya sampai pikun,
supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dulu diketahuinya. Dan
kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah kami turunkan air di
atasnya, hidup dan suburlah bumi itu dan menumbuhkan berbagai macam
tumbuh-tumbuhan yang indah” (QS. Al-Hajj : 5)  
Subhanallah! Segala sesuatu sudah diperhitungkan Allah
sedemikian rupa. Cermati sekali lagi, kita akan mendapatkan pengetahuan
yang luar biasa dari ayat ini. Masih ada lagi ayat yang berbicara tentang
proses penciptaan manusia. Ini khusus berkaitan dengan janin di dalam
rahim yang mengalami 3 kegelapan. Kita perhatikan ayatnya yuk!  
“…Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam
tiga kegelapan. Yang berbuat demikian itu adalah Allah…” (QS. Az-Zumar:
6)
Tiga kegelapan yang dimaksud ayat tersebut adalah kegelapan dalam perut, kegelapan dalam rahim dan kegelapan dalam selaput  yang  menutup  anak  dalam  rahim.  Hal  ini  juga  tida
3
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)
Materi P3AI Unsoed semester 1/2014
terbantahkan secara ilmiah. Ilmu kedokteran telah membuktikannya. Nah sobat dari sinilah kita akan memulai menjelajah dunia dari kecil remaja dewasa kemudian menjadi tua…lalu…Mati   uups…Mati dah siap….harus siap ya‘ …..hal yang satu ini kagak pake ngantri…  
karena kita muslim yang kuat….
Allah menciptakan manusia melalui dua tahap. Allah pertama kali
menciptakan  jasadnya,  kemudian  meniupkan  ruh  ke  dalam  jasad  itu,
sebagaimana firman Allah swt.:
“Maka apabila Aku telah menyempurnakan (penciptaan jasadnya),
lalu Kutiupkan dari ruh-Ku ke dalamnya, maka bersujudlah kamu sekalian
kepadanya.” (QS. Shaad: 72)
Nah dari ayat Allah ditas kita tau bawasannya manusia itu punya 3
unsur  materi  berupa  fisik…ruh  adalah  hati  kita  ,  kemudian  yang
signifikan yang membedakan kita dengan makhluk Allah yang laen adalah
akal….
Fisik atau jasad kita jelas terlihat secara kasat mata (kalau nggak
kelihatan kan serem, hiii…). Perlakukanlah jasad ini dengan baik jangan
diperlakukan seperti mesin kalo Aus gak ada gantinya lho… Dalam sebuah
hadits shohih dikatakan,
―Mukmin yang kuat itu lebih baik atau disukai Allah daripada
mukmin yang lemah‖ (HR Muslim).
Bagaimana cara kita menjadi sosok muslim yang kuat? Pertama kita
harus  memperhatikan makanan.  Makanan  yang  kita  konsumsi  harusnya
halalan thayyiban (halal dan baik). Buka QS ‗Abasa: 24, Al Baqarah: 168
dan 172. Jangan sembarang makan, asal perut  kenyang, tapi gizi tidak
terpenuhi.  Kemudian istirahat yang tepat (QS. An Naba‘: 9), jangan sering
begadang yang tak bermanfaat (inget kata bang roma…jangan bergadang
4
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)  
kalo tiada artinya) tapi juga jangan istirahat trus…yang sedang-sedang saja.
Rasulullah biasanya langsung tidur ba‘da Isya‘, lalu bangun di 1/3 malam
untuk bermunajat pada Allah. Kita juga harus olahraga teratur, jaga
kebersihan, kesehatan diri serta lingkungan sekitar…siap menunaikan hak
jasad kitaaa???
Lalu Ruh….ruh seperti air mengalir pada batang pohon….bahkan
kita hanya sedikit sekali diberi ilmu tetang Ruh karena ini memang hanya
urusanya Allah…waluapun hanya sedikit ilmu yang kita tau tapi kita juga
musti menunaikan hak ruh ini…berikan vitamin dengan dzikrullah
ingat kepada Allah (QS. Surat Ra‘d: 28 dan QS. Al Jumu‘ah: 9-10). Jika
kebutuhan ini tidak terpenuhi, maka kita akan merasakan hidup ini hampa.
Sobat mungkin pernah merasakan hampa?  
Mungkin saat itu kita lagi jauh dari Allah.  
Nah ini juga sebagai pembeda kita dengan hewan ,manusia diciptakan
memiliki akal….akallah yang akan mengerakkan otak kemudian diproses
dalam hati.. dan menjadi sebuah reflek atau tindakan fisik .
Karena itulah Al-Qur‘an sering menyatakan bahwa kerja akal itu dalam hati,
sebab memang tidak ada jeda waktu dari proses-proses itu. Hak atas akal
adalah ilmu (QS. Ali Imron: 190). So bersemangatlah menuntut
ilmu…ilmu apa aja tapi jangan ilmu hitam….ilmu agama itu penting sobat
jangan ditunda-tunda…bukankankah sangat menyedihkan kalau
penyandang cumlaude tapi QS. Al-Fatihah aja gak tau…..
Kalo diibaratkan tiga unsur ini munsyid maka ini adalah trio tak bisa
terpisahkan kalo satu sakit pasti gak jadi tampil cz pasti suaranya jadi
sumbang…. Nah ini ada pembagian suaranya biar gak pada binggun
5
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)  
Unsur Wilayah yang terbentuk
Hasil proses Kebutuhannya
Fisik Cara berperilaku Karakter Makan, olahraga, istirahat, dll Ruh/hati Cara merasa Mental Ibadah (sholat, dzikir, puasa, dll) Akal Cara berpikir Visi Belajar (ilmu dunia dan akhirat)
Arti kebahagiaan….
Seorang aktris bernama Laila Murad, bercerita tentang suaminya (Anwar
Wajd) yang berkeinginan mempunyai uang sejuta poundsterling untuk
membeli kebahagiaan (emang bisa ya??). Selang beberapa waktu setelah
suaminya bekerja dengan menguras tenaga, pikiran, dan waktu (sampai lalai
dari semua hal selain uang), cita-citanya pun menjadi kenyataan. Ia
memperoleh uang lebih dari sejuta poundsterling, tetapi mendadak ia
diserang penyakit kanker hati. Uang yang ia miliki habis untuk berobat.
Namun penyakit yang ia derita tak kunjung sembuh. Sampai-sampai setiap
hari pun ia tak bisa makan kecuali sedikit. Akhirnya ia meninggal dengan
membawa penyesalan yang amat dalam.‖  
Pandai-pandailah engkau memilih…
“Maka Dia (Allah) mengilhamkan kepada manusia (jalan) fujur
dan taqwa.” (QS. Asy Syams: 8)
Hanya ada dua pilihan fujur atau taqwa!!!
Fujur representasi dari kebatilan kejahatan keburukan yang
menjadikan hidup hancur   bergelimang dosa yang tak terukur. Sementara
taqwa representasi kebenaran, kebaikan dan keindahan bonusnya adalah
6
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)  
pahala yang tiada terkira dan menjadikan kita bahagia dalam syurga..mau
...mau???.
Sebab sesungguhnya dua potensi itu tidak akan pernah bertemu
pada satu waktu dalam diri manusia. Tidak akan beriman seseorang ketika
ia sedang dalam kemaksiatan, sebagaimana bukanlah disebut ahli maksiat
ketika  ia  sedang  melakukan aktivitas amal  kebaikan.  Maka,  Allah  swt.
menjanjikan kepada orang-orang yang bertakwa, balasan sesuatu yang tidak
diberikan kepada orang-orang kafir yang berbuat fujur.
Sebagaimana Allah swt. berfirman:
―Sesungguhnya orang kafir, ahli kitab, dan orang musyrik masuk
ke dalam neraka jahanam dan mereka kekal di dalamnya, mereka itulah
sejelek-jelak makhluk. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan
mengerjakan amal saleh mereka itulah sebaik-baik makhluk. Balasan
mereka di sisi Tuhan mereka adalah surga Adn yang mengalir di bawahnya
sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya….‖ (QS.Al-
Bayyinah: 6-8)
So….pandai pandailah memilih….sobat…!!!!  
Ubah Cara Berpikir Kita
Apa yang sobat semua lakukan ketika dihadapkan dalam kondisi yang sulit?
Masalah keluarga yang rumit? Dead line tugas yang menumpuk? Dan lain
sebagainya. Apakah akan mengalami stress? Marah-marah? Atau kita akan
merasa diri kita orang paling malang di dunia? Tunggu,dunia belum runtuh
sobat.
Banyak hikmah tersimpan dibalik setiap ujian. Lalu gimana seharusnya kita
bersikap?? Sebelumnya, kita dengar obrolan Hanif dan jono (mahasiswa
semester 1 UNSOED) yang notabene sedang ikut Mentoring
7
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)  
Hanif   : What happen Jon? Kenapa nangis… aduh, malu kalo dilihat
temen2!
Jono     : Gue ga‘ peduli Nip, bayangin! Udah baik gue mau ngerjain
laporan praktikum, eh tega aja tu asisten ngasih nile 27, mana
barusan gue diputus sama Cici lagi. Oh, dunia ga adil!!!!
Hanif   : Istighfar Jon…. Mungkin tu ujian or peringatan dari Alloh, kan
kemarin laporannya memang copy paste, lagian pacaran malah
bikin tekor, istri bukan, tapi permintaannya selangit.
Jono     : Wah, lo tu, tega banget malah ngomong gitu, temen gue bukan sih
lo.
Hanif   : Sabar Sob,,,,,, denger ni, masih banyak yang lebih menderita dari
ente, tu temen sekelas kita si Ais, dilarang pake jilbab sama ibu
tirinya, sampai disuruh pergi dari rumah gara2 nekat pakai jilbab.
Ada juga di berita tadi siang seorang bayi baru lahir di Palestina
ditembak , bayangin gimana perasaan ibu yang susah payah
mengandungnya 9 bulan.
Jono     : Iya ya, tapi tetep sedih bro.
Hanif   : Ane ada cerita ni Jon. Suatu hari ada orang yang gagal bisnis
milyaran rupiah, dia sedih banget lalu pergi ke kakek yang bijak.
Kakek itu memberikan segenggam garam, lalu disuruh masukkan
dalam segelas air dan disuruh minum orang itu. Pastinya asin
sekali rasanya. Trus si kakek mengajak orang itu pergi ke telaga
blakang rumahnya, garam segenggam itu ditaburkan di telaga dan
orang iitu meminum airnya lagi. Ternyata rasanya segar. Nah!
Sudah tau belum hikmahnya?
Jono     : Ooooo, ga tau.hehe
8
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)  
Hanif   : wah ente ni, maksudnya semua tergantung cara pikir en kelapangan
hati kita Sob. Kalau tiap masalah kita hadapi dengan hati yang
lapang ―all is well‖ ―all is well‖ ―all is well‖ dan possitif thinking
sama Alloh, tiap masalah tu kecil. Lagi pula ni bukan pertama kali
ente diputusin pacar kan??? 
Jono     : Iya ya bro, ok deh senyum lagi. Btw, lo kayak kakek tua bijak Nip!
Hanif   : Wah dah dinasehatin malah ngejek  
Ingat sabda Rosul tercinta
―   Menakjubkan keadaan orang-orang beriman, urusan apapun
baginya jadi baik dan tidak ada yang demikian itu pada siapapun kecuali
pada orang-orang yang beriman. Jika mereka mendapat nikmat, mereka
bersyukur. Maka yang demikian itu baik baginya. Jika mereka tertimpa
keburukan atau musibah, mereka bersabar. Maka yang demikian itu baik
baginya.‖  
Nah sikap kaya gini neh sikapnya seorang mukmin sejati… satu lagi yang
musti kita ingat bahwa Alloh SWT juga telah berfirman dalam Q.S. Al-
Baqoroh:286
―…Alloh tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan
kesanggupannya. Ia mendapat pahala yang diusahakannya dan ia
mendapat siksa yang dikerjakannya…‖
Ujian juga merupakan cara Alloh untuk mengukur kadar keimanan kita.
―Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan „Kami
telah beriman‟, sedang mereka tidak diuji lagi?‖ (Q.S. Al-Ankabut:2)
Sudah tahu kan sekarang kenapa manusia hidup itu selalu diuji??
9
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)  
Mulai  sekarang,  yukz  kita  berbaik  sangka  pada  Alloh.  Biar  hati  lebih
tenang....  
Karena engkau Begitu Istimewa….
Sobat, seperti dijelaskan di awal, manusia mempunyai
keistimewaan  yang  tidak  dimiliki  makhluk  lain.  Keistimewaan tersebut
antara lain:
a.    segi penciptaan
Manusia adalah satu-satunya makhluk yang dinyatakan Allah
sebagai sebaik-baik penciptaan, sebagaiman firman-Nya :
“Sesungguhnya  Kami  telah  menciptakan  manusia  dalam  bentuk  yang
sebaik-baiknya.” (QS. At-Tin: 4)
Coba bandingkan organ tubuh kita dengan organ tubuh makhluk
Allah yang lain, pastilah kita akan melihat manusia lebih sempurna
penciptaannya. Wajah kita yang cantik dan ganteng ini tentulah tidak
disamai oleh hewan. Lalu mata kita yang jernih, hidung kita yang bisa
lancar menghirup udara, telinga yang normal mendengar, jantung kita yang
tak henti berdetak dan organ lainnya. Demikian pula penciptaan mekanisme
kerja dalam tubuh manusia, tak ada satupun makhluk yang mampu
melakukan kreasi sesempurna ciptaan Allah pada diri manusia.
b.    segi ilmu
Allah menciptakan manusia dengan kelengkapan otak dan
potensinya   agar   manusia   mampu   mengembangkan   diri   dan   alam
disekitranya itlah salah satu  keistimewaan kita… berbeda denga  hewan
hanya   memiliki   instink,   sehingga   segala   geraknyapun   hanya   naluri
alamiah… Apalagi dibandingkan dengan tumbuhan yang tak diberi indera,
10
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)  
maka terbukti manusia adalah satu-satunya makhluk yang bisa mencerna
ilmu dan teknologi secara baik.
c.    segi kehendak
Kita sebagai manusia pastilah punya kehendak. Kita bisa memilih
mana jalan yang baik dan mana yang sesat. Sekedar ilmu belum tentu bisa
mengarahkan kepada kebaikan. Yang bisa mengarahkan orang pada
kebaikan adalah kemauan dan kehendak yang kuat. Manusia bebas
berkendak  bebas  menentukan  arah  mana  yang  akan  dituju  lain  halnya
dengan hewan atau malaikat mreka hanya diberikan satau pilihan untuk
bertaqwa kepada Allah.
d.    segi posisi
Allah memberikan kedudukan yang tinggi kepada manusia diantara
makhluk lainnya di bumi, yakni ia sebagai pemimpin atau khalifah di bumi
ini, sehingga manusia bisa memanfaatkan alam semesta ini untuk keperluan
hidupnya. Sebagaimana firman Allah:
“Dialah (Allah) yang menjadikan segala hal yang ada di bumi
ini untuk kamu.” (QS. Al-Baqarah: 29)
Dengan ilmu yang dimilikinya, manusia bisa memanfaatkan segala
sesuatu di alam ini sehingga bermanfaat untuk kemakmuran bersama.
e.    segi kemampuan bicara
Jika kita perhatikan semua makhluk hidup yang diberi mulut,
semuanya dapat berbicara dengan bahasa masing-masing. Binatang-
binatang berbicara dengan krakter khas mereka masing-masing seperti
mengembik, mengaum, berkicau, dan lain-lain. Adapun manusia, ia bisa
berbicara dengan berbagai macam bahasa dan suara, termasuk menirukan
suara alam dan binatang. Allah swt. berfirman:
11
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)  
“Ar-Rahman yang telah mengajarkan Al-Qur‟an. Dia menciptakan
manusia, mengajarnya pandai berbicara.” (QS. Ar-Rahman: 1-4).  
f.    segi tendensi moral
Manusia dapat dibentuk menjadi baik atau buruk, bahkan bisa juga
berperan ganda sebagaimana orang munafik. Dalam segi ini sangat tampak
perbedaan manusia dengan binatang. Binatang sulit atau malah tidak bisa
dibentuk dengan sifat dan karakter mereka yang bermacam-macam.
Karenanya tidak ada ya binatang munafik? Sedangkan manusia bisa saja
melakukannya dan bisa membentuk moralnya menjadi apapun yang
diinginkan.  
On mission
Kita hidup didunia ini harus punya misi…sobat banyak misi yang harus kita
jalani agar hidup didunia ini tak sia-sia…
1.    Beribadah kepada Allah swt.
Pernah bepikir kalo ternyta selama kita hidup ini belum pernah
membaca bahwa udara kita hirup ini harus bayar….air yang kita pakai
sehari-hari ini akan habis atau nelayan yang kehabisan ikan padahal
setiap hari ditangkapi…..seberapa nikmat allah yang telah kita syukuri
bahkan tinta sebanyak air lautan yang ada dimuka bumi inipun tidak
akan cukup untuk menuliskan nikmat allah tersebut….seperti
disampaikan dalam surat Adz-Dzariyat ayat 56 berikut.
―Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya
mereka menyembah-Ku.
12
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)  
Jadi pekerjaan utama kita adalah menyembah (beribadah) kepada
Allah, bukan untuk yang lainnya. Kita harus ingat, ibadah disini dalam
arti luas yang tidak melulu sholat, zakat, puasa, naik haji dan
sebagainya, namun bermakna luas…tersenyum pada saudara seiman
juga ibadah…bahkan menyingkirkan duri dijalan saja udah dihitung
ibadah…
maka bekerjalah hanya untuk Allah maka Allah akan
membereskan semua pekerjaanmu…..kalau semua sudah
diniatkan hanya untuk ibadah kepada Allah tidak akan ada yang mampu
menghalangi kehendak Allah….siap bekerja hanya untuk allah…kuliah
hanya untuk Allah, tersenyum hanya untuk Allah….kalao kita sudah
siap tinggal tunggu surprise apa yang akan Allah berikan pada
kita…Segala sesuatu yang diperbuat seseorang karena
ketaatan dan ketundukannya kepada Allah adalah ibadah.
Dan kunci ibadah adalah kesyukuran dalam setiap proses
sobat…so pandai-pandailah mensyukuri nikmat Allah.
2.    Sebagai pemimpin di muka bumi (khalifah fil ardhi)
Allah swt. memilih manusia untuk memimpin dan mengelola
bumi dengan seluruh isinya. Hal ini karena kelebihan manusia atas
kehendak Allah  swt.  yang  tidak  dimiliki  oleh  makhluk  lain,  yakni
kecerdasan yang dimilikinya. Perhatikan firman Allah swt. berikut;
“Ingatlah    ketika    Tuhanmu    berfirman    kepada    malaikat,
„sesungguhnya  Aku  hendak  menjadikan  khalifah  di  muka  bumi.‟
Mereka berkata, „Mengapa  Engkau hendak  menjadikan khalifah di
bumi ini orang yang akan membuat kerusakan padanya dan
menumpahkan  darah,  padahal  kami  senantiasa  bertasbih  dengan
13
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)  
memuji   Engkau   dan   mensucikan   Engkau?‟    Tuhan   berfirman,
‟Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang engkau tidak ketahui.” (QS.
Al-Baqarah: 30)
Nah, ternyata manusialah yang dipilih Allah untuk memimpin di
bumi, bukan malaikat atau yang lainnya. Memimpin disini bukan dalam
arti  sekehendaknya, tapi  tetap  ada  aturannya.  Pertama,  orang  yang
diangkat   sebagai   pemimpin   (khalifah)   bukan   berfungsi   sebagai
penguasa mutlak, karena jelas, penguasa mutlak itu hanya Allah swt.
Kedua, ia harus berbuat berdasarkan perintah yang mengangkatnya,
bukan atas kemauannya sendiri. Ketiga, ia tidak boleh bertindak
melampaui batas  yang  telah  ditentukan. Keempat, ia  harus  berbuat
menurut kehendak yang mengangkat. Jadi, tetap ada ketundukan dan
kepatuhan kepada Allah swt.
Disinilah fungsi amar ma‟ruf nahi munkar itu. Manusia diberi
pilihan untuk bisa memimpin dengan baik atau sebaliknya, menjadikan
kerusakan. Dan kembali kepada konsekuensi di awal, segala perbuatan
kita akan bermuara pada surga atau neraka di akhirat nanti.
“Setiap kalian (manusia) adalah pemimpin yang kelak pastilah
akan dimintai pertanggungjawabannya” (Al-Hadits)
3.    Untuk Membangun Peradaban
Manusia adalah makhluk berperadaban sebagaimana Islam itu
sendiri. Dalam ayat-ayat Al-Quran telah membahas tema-tema global
seperti alam, manusia, dan kehidupan. Tema-tema ini merupakan
landasan peradaban manusia. Al-Quran juga menghadirkan realitas
sejarah  masa  lalu  yang  dibingkai  dalam perspektif peradaban serta
menghadirkan tema-tema baru dalam ruang lingkup pembahasan
peradaban.
14
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)  
Kita tentu ingat bagaimana Rasulullah dan para sahabat
membentuk peradaban yang luar biasa indah. Yang mampu
menghidupkan Islam hampir dua pertiga bagian dunia dengan
kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan yang dibawanya.
Subhanallah… Kisah teladan itulah yang kita contoh untuk membangun
peradaban manusia agar kembali kepada Al-Quran dan sunnah Rasul.
Yup Sobat, setelah kita memahami tujuan kita diciptakan, sekarang saatnya
kita untuk menjadi muslim yang baik—bukan sekadar muslim KTP.
Jadikan Pandangan Allah swt sebagai yang Utama.
Jangan  sampai  kita  melakukan  atau  meninggalkan  suatu  amal  karena
manusia (Wah bahaya bisa mengarah ke syirik tuh). Pakai baju ala amerika
biar dianggap gaul, makan fastfood biar ga ketinggalan jaman, sampai bela-
belain maksa ortu beliin blackberry. Haduh...
Sobat, yang musti kita yakini adalah
sesuatu yang baik menurut manusia, belum tentu baik menurut Allah.
Demikian juga sebaliknya, sesuatu yang buruk menurut manusia,
belum tentu buruk menurut Allah.
So..selagi apa yang kita lakukan tidak melanggar syari‘at Alloh Just do it!!!
And remember , pada hari kiamat nanti hukum Allahlah yang akan berlaku.
Akhirnya dari semua uraian di atas, kita akan mendapatkan jawaban
dari pertanyaan di awal tentang siapa sebenarnya diri kita.  
Who am I? I am a…………………………………
15
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (P3AI)    

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar